Sebuah Renungan Untukmu
Aku dan sebuah tantangan sangatlah dekat,
di mana ada tantangan di situ ada aku,
apakah aku tantangan bagimu ????
atau aku sedang mencari tantangan di dalam dirimu ????
itulah kau rayonku…
kau adalah jiwaku…
kau adalah Spiritku…
di mana setiap detik,
di setiap tindakan,
di setiap lamunan,
aku adalah badanmu
dan kau adalah jiwaku..
qt adalah satu..
jiwa yang tak akan pernah mati
walau jasad ini tekoyak di dalam tanah…
By : Ervin Kusuma Dewi
Advertisement
Mr WordPress Said:
on March 5, 2008 at 11:02 am
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.
izar Said:
on March 28, 2008 at 6:45 am
kamu adalah kamu
kamu bukannya aku,dia, mereka atau yang lainnya
Sesosok manusia yang mencari arti kehidupan
dengan hati dan pikiran mencoba menyibak kalbu kehidupan
tawa dan tangis mewarnai perjalanan hidupmu
bersama teman, bersama saudara kita melangkah bersama
hanyalah kamu yang tau arah hidupmu
hanyalah kamu yang bisa mewujudkan impianmu
dan hanyalah kamu yang dapat marubah nasibmu
semangat…., to be a great Princes of SPARTA
azhar Said:
on April 17, 2008 at 6:57 am
Congrat’s for the new weblog. What ‘bot the multiply?
Salam kenal, Cild
regards
tentangkita.co.nr
Hanafi Said:
on April 28, 2008 at 4:33 pm
Wah kok kurang meriah yach!
coba ditambai yang laen,.
Herry Said:
on May 7, 2008 at 9:20 pm
Didalam Kegelapan Malam Ku
Didalam gelap Mu, aku selalu menjadi cahaya Mu
Menjadi matahari dalam hidup Mu
Terangku tak kan pernah hilang
Walau pun diterpa gelap malam…
Seperti cahaya cintaKu yang selalu menerangi
Dalam kegelapan malam Mu
Di saat kau sendiri
Cahaya cintaKu tak kan pernah menghilang
Sampai kapan pun “Duhai Bidadari Ku”.
Herry Said:
on May 7, 2008 at 9:25 pm
Teman Sebagai Pedoman
Dari dahulu mendengarkan suaranya
siapakah itu intan atau permata
lalu kutulis kata2 pujangga
menghiasi isi hatiku hanya untuk mu
luas lautan usah coba kau duga
jadi ingatan teman sebagai pedoman
namun kuterus coba mendekatimu
namun aku tertewas kita tak serupa
kau bandingkan ku dengan kekayaan
ternyata aku ketinggalan walau ikhlas mencintai mu
kau hina tanpa rasa simpati
masih terdengaran nista yang kau beri
Herry Said:
on May 7, 2008 at 9:27 pm
“BAHAGIAMU ADALAH TANGISKU”
Ku tatap seberkas sinar di langit kelam
Mentari enggan menyapaku
Malam hadir mencekam
Kian mendalam pilu di jiwa
Jalinan tersulam rapi
Putus satu demi Satu
Sahabatku… kau di sana bahagia
Aku disini penuh kepedihan
Oh tuhan yang agung…
Ku tersandar dalam keluh resah
Dosa dan salah apa terjadi
Hingga kepahitan ini harus ku jalani sendiri
Sahabatku… hatiku hancur lantak berdebu
Kau regut dia dariku
Merampas keindahan milikku
Hidupku tersisih sia-sia
Biarlah segalanya ku kubur
Cinta,kenanganmu, dan segenap harapanku
Walau pedih kenyataan ini
Aku harus setia menghadapinya…
Herry Said:
on May 7, 2008 at 9:34 pm
Ayah…
Terimakasih atas keringatmu
Yang selalu membasahiku
Untuk Ayah Ku
Ayah…
Keringat mu sangat berharga
Dan teruslah basahi aku dengan keringatmu
Ayah….
Keringatmu tak bisa kubeli
Dengan segudang dunia
Ayah…
Maafkan aku
Bila aku tak bisa mengganti keringatmu.
Herry Said:
on May 7, 2008 at 9:36 pm
Jangan Sia-siakan Cinta Kita
Kering sudah cintaku
Layu bersama waktu
Kesejukan yang ku damba
Tiada datang menyela
Oh Cinta…
Bawalah daku terbang
Bersama dia yang ku cintai
Melayang di antara kemilau langit berawan
Kasih… ku ingin kau berjanji
Tak sia-siakan saat ini
Percayakan aku
Yang kan setia menemanimu
Jangan pernah
Kau ucapkan kata pisah
Ku harap s’lalu
Ada Cinta di setiap nafasmu
Terus… dan terus…
Menyelimuti jiwaku
Penuh kehangatan
Untuk selama-lamanya…
Herry Said:
on May 7, 2008 at 9:45 pm
Bunda
Bunda….
Terimakasih atas cintamu
Terimakasih atas sayangmu
Bunda…
Cintaku hanya sepanjang tiang listrik
Tapi sayangmu sepanjang jalan
Bunda….
Aku tak bisa mengembalikan sayangmu
Walaupun dengan harta dunia
Bunda…
Maafkan aku
Yang selalu menyakitimu.
aabeta Said:
on May 10, 2008 at 4:55 pm
we g ngerti soal puisi,tp keliatany enak dibaca :d
Amin Setianto Said:
on July 1, 2008 at 6:26 am
huii
caksyam Said:
on February 2, 2010 at 4:19 am
like this, keep share …. barokallohu fik