Denial of Service bertujuan untuk mencegah pengguna yang sah untuk bisa mengakses sumberdaya jaringan (berupa layanan jaringan). Secara garis besar serangan yang dilakukan berupa :
- Bandwidth consumption, dimana jaringan sengaja dibanjiri dengan paket datasehingga pengguna tidak bisa mengakses layanan. Hal ini dikarenakan server disibukan dengan paket data yang datang baik karena jumlahnya yang banyak, atau karena ukuran paket yang diterima sangat besar.
- SYN attack, memanfaatkan celah pada protokol TCP handshake dimana jaringan yang terhubung dengan server dibanjiri dengan paket TCP berupa SYN request, sehingga server akan merespon dengan ACK+SYN response pada alamat client yang telah di spoof. Hal ini mengakibatkan server akan membuka koneksi dengan client yang tidak akan pernah mengakhiri komunikasi sampai ketersediaan koneksi habis dan tidak bisa menerima permintaan lagi.
- DNS attack, dengan mengacaukan database sebuah DNS server sehingga user yang sah akan diarahkan ke jaringan yang sebenarnya tidak ada. Hal ini mengakibatkan server tidak bisa diakses dengan benar ketika user mengakses server menggunakan alamat domain.

